Rabu, 01 Januari 2014

Pembentukan kaderisasi sebuah keluarga......

          Selamat siang kawan" ku yang baik hatinya, pada artikel kali ini saya akan membahas tentang "pembentukan pengkaderisasian akan sebuah keluarga" yang dimana nantinya saya akan membuat permisalan kepada diri saya sendiri.
       
         Awal mula mari kita mulai dengan membahas akan makna dari kaderisasi, apa itu kaderisasi? Dan apa tujuan dari kaderisasi? kaderisasi adalah proses pendididkan jangka panjang untuk pengoptimalan potensi-potensi kader dengan cara mentransfer dan menanamkan nilai-nilai tertentu, hingga nantinya akan melahirkan kader-kader yang tangguh. dari pengertian ini kita sudah bisa memahami bahwasanya pengkaderisasian itu sangat dibutuhkan, terutama untuk keluarga kita sendiri yang mana termasuk salah satu impian terbesar diri kita. saya yakin masing" diantara kita pasti memikirkan cara yang tepat untuk membentuk sebuah keluarga yang sakinah mawaddah nantinya jikalau sudah tiba waktunya, lalu bagaimana cara yang tepat untuk membentuk keluarga yang sakinah mawaddah ? menurut saya untuk membentuknya tidaklah susah, cukup awali dan akhiri setiap perbuatan dan perkejaan antara keluarga kita itu dengan ilmu agama, dan dasarilah anak"mu dengan ilmu agama, karnanya ilmu agama dapat membuat ketentraman dalam jiwa kita masing" sehingga nantinya dapat membentuk keluarga yang tentram dan sakinah.

         Begitulah bahasan saya tentang pembentukan keluarga yang diidamkan, akan tetapi untuk mencapai semua hal itu kita harus sadar usaha apa saja yang telah kita lakukan untuk mencapainya atau menggapai cita" kita tersebut, untuk halini saya akan memberikan contoh pemikiran ini kepada diri saya sendiri dengan uraian sebagai berikut :


 A. impian keluarga\istri\anak saya nanti:
  1. saya mau anak saya kelak hafal alquran saat umurnya 10 tahun.
  2. akan saya dasari anak saya dengan ilmu agama.
  3. saya mau keluarga saya semuanya berpakaian islami semuanya.
  4. saya mau istri saya yang mengajarkan mebaca alquran kepada anak saya.
  5. saya mau anak saya menjadi anak yang taat dan patuh kepada orangtua nya.
  6. saya berjanji akan menjadi kepala keluarga yang dapat menjadi ushwatun hasanah 
  7. membuat keluarga yang sakinah mawaddah.


B. langkah" kongkrit yang saya lakukan:
  1. menghafal alquran dikit demi sedikit.
  2. memperdalam 6 bahasa yaitu : inggris, indonesia, arab, turki, jerman, mandarin.
  3. buka usaha online kecil"an yang nantinya jika sudah dapat dikatakan pecah telor yang kemudiannya akan saya offline kan, Aminn.
  4. dapat gelar S1 umur 22, lalu lanjut S2 di pts terbaik baik dalam maupun luar negeri..
  5. lebih memperdalam akan ilmu agama.
  6. selalu latihan menjadi Imam sholat yang benar baik di kontrakan maupun di musholla" terkeill.
  7. saya harus bisa lebih memanfaatkan waktu yang kosong.
  8. saya harus bisa lebih mandiri dari sekarang.

           Baiklah kawan"ku yang baik hatinya demikianlah pembahasan saya pada judul artikel kali ini, mungkin tidak terlalu cocok dengan pemikiran kawan" sekalian tapi apa salahnya kalau saya minta komentar dan koreksian dari kawan" sekalian, sehingga nantinya saya dapat membuat artikel yang lebih baik, sopan dan disukai oleh pengunjung, hehe... saya Azis sekian, trims :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar